Info Peluang Usaha dan Peluang Bisnis
09.00-17.00 WIB Senin-Sabtu
081233144166, 08123386165
081233144166, 08123386165
081233144166, 08123386165

usaha@tokomesin.com
Menu

Peluang Bisnis Ikan Bungkus dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat1944 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang Bisnis Ikan Bungkus dan Analisa Usahanya pengusaha suksesIndonesia memiliki wilayah yang sangat luas. Salah satu wilayah Indonesia yang perlu Anda ketahui adalah wilayah bagian Timur atau yang dapat Anda kenali dengan pulai Papua. Pulau Papau juga memiliki banyak makanan khas. Salahs atu makanan khas yang berasal dari papua dapat Anda kenal dengan olahan ikan bungkus. Ikan bungkus? Siapa yang sudah mengetahui jenis makanan yang satu ini? Ikan bungkus merupakan salah satu jenis olahan makanan yang berasal dari Papua dan terbuat dari ikan laut yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang. Ikan laut yang dapat digunakan untuk membuat ikan bungkus bisa dari beragam jenis ikan. Namun kebanyakan jenis ikan yang sering digunakan untuk membuat ikan bungkus adalah ikan bandeng. Apabila diperhatikan sajian ikan bungkus hampir menyerupai dengan olahan pepes. Proses pembuatannya juga dilakukan dengan cara dikukus. Meskipun hampir sama dengan olahan pepes ada banyak perbedaan tentang cara pembuatan ikan bungkus dengan pepes ikan. Jika ikan bungkus dibuat dengan beragam bumbu supaya menghasilkan makanan dengan cita rasa yang enak. Selain itu proses pembukusan yang dilakukan tidak hanya dilakukan dengan menggunakan daun pisang saja namun juga dilapisi dengan menggunakian daun salam supaya menghasilkan aroma makanan yang lebih mantap dan nikamt. Peluang bisnis ikan bungkus tentunya masih jarang sekali dikembangkan di daerah tempat tinggal Anda. Kebanyakan masyarakat hanya menyuguhkan olahan pepes ikan saja. Jika di daerah Papua sajian ikan bungkus menjadi salah satu kuliner makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yang ada di sana. Di Papua banyak pembisnis ikan bungkus sehingga Anda akan lebih mudah memperoleh ikan bungkus di Papua. Jika Anda tinggal dekat dengan Pulau Papua tentunya tidak akan menjadi masalah. Namun bagi Anda yang tinggal jauh dari Pulau Papua tentunya akan membutuhkan biaya yang besar untuk pergi ke Papua. Untuk mengatasi masalah seperti ini Anda bisa membuat olahan ikan bungkus di rumah. Pembuatan ikan bungkus sangat mudah. Ada beberapa tahapan yang perlu Anda ketahui jika ingin membuat ikan bungkus. Pertama-tama Anda harus menghaluskan semua bahan yang memang harus dihalsukan. Apabila bumbu halus sudah disiapkan lumri ikan yang digunakan dengan bumbu tersebut. Tidak hanya bumbu halus saja yang dicampurkan tetapi Anda juga harus mencampurkan bahan lain seperti cabe merah, cabe hijau, cabe rawit, belimbing wuluh, serai dan juga lengkuas. Setelah tercampur sediakan daun pisang yang sudah dialasi dengan daun salam. Kemudian letakan adonan yang sudah jadi dan bungkus menggunakan lidi. Setelah itu kukus dengan menggunhakan api sedang supaya ikan matang merata hingga ke bagian dalam. Apabila Anda memperhatikan proses pembuatan ikan bungkus maka Anda akan mudah dalam membuatnya. Menjalankan bisnis ikan bungkus tidak hanya memperhatikan proses pembuatannya saja namun ada banyak hal penting lainnya yang harus diperhatikan seperti yang dijelaskan di bawah ini.

Menyiapkan Segala Kebutuhan Bahan

Apabila ingin membuat olahan ikan bungkus sebagai pembisnis makanan Anda harus menyiapkan segala kebutuhan bahan yang diperlukan. Tanpa menyiapkan semua kebutuhan bahan cita rasa ikan bungkus yang dihasilkan juga kurang pas. Maka dari itu itu jangan sampai bahan yang digunakan ada salah satu yang ketinggalan. Sebagai seorang pembisnis makanan Anda harus peka terhadap kebutuhan bahan apa saja yang diperlukan. Kualitas cita rasa makanan yang disajiakn akan sangat berpengauh terhadap kelancaran bisnis ikan bungkus maka dari itu jangan samapi lupa menyiapkan segala kebutuhan bahan.

Menyiapkan Segala Kebutuhan Peralatan

Selain bahan yang digunakan kebutuhan penting yang harus diperhatikan lainnya adalah menyiapkan peralatan yang digunakan. Peralatan yang digunakan untuk membuat ikan bungkus sering Anda temui dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hal ini Anda bisa menggunakan peralatan yang sudah Anda miliki di rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk membeli peralatan yang diperlukan.

Mencari Ikan Bandeng yang Masih Segar

Pembuatan ikan bungkus kali ini meenggunakan ikan bandeng sebagai bahan baku utamanya. Sebenarnya selain ikan bandeng banyak jenis ikan laut yang dapat diolah untuk dijadikan ikan bungkus. Ikan bandeng sering menjadi bahan utama yang diperlukan untuk membuat ikan bungkus karena memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Bagi Anda yang ingin kualitas ikan bungkus yang dihasilkan enak supaya disukai oleh setiap konsumen maka Anda harus memilih ikan bandeng yang masih segar. Ikan bandeng yang masih segar biasanya tidak berbau, dan tidak memiliki tekstur yang terlalu keras serta matanya masih bening.

Sajian hal penting lainnya yang harus diperhatikan dalam menjalankan peluang usaha ikan bungkus dapat Anda perhatikan di atas. Sebagai pembisnis ikan bungkus Anda juga harus mengetahui hitungan analisa usaha dalam menjalankan bisnis ikan bungkus. Hitungan analisa usaha tersebut dapat Anda lihat di bawah ini.

Analisa Usaha Ikan Bungkus

Asumsi

  • Masa penggunaan pada => etalase/gerobak dalam jangka waktu selama 5 tahun
  • Masa penggunaan pada => kompor dan tabung gas dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => panci dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => pengaduk dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => wajan dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => penggoreng dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => wadah dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => cobek dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => ulekan dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => serbet dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => piring dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => sendok dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => garpu dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => pisau dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => telenan dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => nampan dalam jangka waktu selama 3.5 tahun
  • Masa penggunaan pada => timba dalam jangka waktu selama 3 tahun
  • Masa penggunaan pada => meja dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => kursi dalam jangka waktu selama 4 tahun
  • Masa penggunaan pada => peralatan tambahan lain dalam jangka waktu selama 3 tahun

 Investasi

Peralatan

 Harga 

 Etalase atau gerobak  Rp.

       1,330,000

 Kompor dan gas  Rp.

           380,000

 Panci  Rp.

             72,000

 Pengaduk  Rp.

             30,000

 Wajan  Rp.

             72,000

 Penggoreng  Rp.

             25,000

 Wadah  Rp.

             45,000

 Cobek  Rp.

             75,000

 Ulekan  Rp.

             32,000

 Serbet  Rp.

             30,000

 Piring  Rp.

           245,000

 Sendok  Rp.

             70,000

 Garpu  Rp.

             75,000

 Pisau  Rp.

             50,000

 Telenan  Rp.

             30,000

 Baskom  Rp.

             15,000

 Nampan  Rp.

             40,000

 Timba  Rp.

             35,000

 Meja dan Kursi  Rp.

       1,500,000

 Peralatan tambahan  Rp.

             85,000

 Jumlah Investasi  Rp.

       4,236,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan etalse 1/30 x Rp. 1.330.000  Rp.

             44,333

 Penyusutan kompor dan gas 1/30 x Rp. 380.000  Rp.

             12,667

 Penyusutan panci 1/30 x Rp. 72.000  Rp.

                2,400

 Penyusutan pengaduk 1/30 x Rp. 30.000  Rp.

                1,000

 Penyusutan wajan 1/30 x Rp. 72.000  Rp.

                2,400

 Penyusutan penggoreng 1/30 x Rp. 25.000  Rp.

                   833

 Penyusutan wadah 1/30 x Rp. 30.000  Rp.

                1,500

 Penyusutan cobek 1/30 x Rp. 75.000  Rp.

                2,500

 Penyusutan ulekan 1/30 x Rp. 32.000  Rp.

                1,067

 Penyusutan serbet 1/30 x Rp. 30.000  Rp.

                1,000

 Penyusutan piring 1/30 x Rp. 245.000  Rp.

                8,167

 Penyusutan sendok 1/30 x Rp. 70.000  Rp.

                2,333

 Penyusutan garpu 1/30 x Rp. 75.000  Rp.

                2,500

 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 50.000  Rp.

                1,667

 Penyusutan telenan 1/30 x Rp. 30.000  Rp.

                1,000

 Penyusutan baskom 1/30 x Rp. 15.000  Rp.

                   500

 Penyusutan nampan 1/30 x Rp. 30.000  Rp.

                1,333

 Penyusutan timba 1/30 x Rp. 35.000  Rp.

                1,167

 Penyusutan meja dan kursi 1/30 x Rp. 1.500.000  Rp.

             50,000

 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 85.000  Rp.

                2,833

 Total Biaya Tetap  Rp.

           141,200

 

Biaya Variabel
 Ikan bandeng  Rp.     150,000  x  30  =  Rp.

       4,500,000

 Garam  Rp.          1,000  x  30  =  Rp.

             30,000

 Gula pasir  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Cabe merah  Rp.        15,000  x  30  =  Rp.

           450,000

 Cabe hijau besar  Rp.        15,000  x  30  =  Rp.

           450,000

 Cabe rawit merah  Rp.        15,000  x  30  =  Rp.

           450,000

 Belimbing wuluh  Rp.        10,000  x  30  =  Rp.

           300,000

 Lengkuas  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Serai  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Daun salam  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Daun pisang  Rp.        20,000  x  30  =  Rp.

           600,000

 Bawang merah  Rp.        25,000  x  30  =  Rp.

           750,000

 Bawang putih  Rp.        25,000  x  30  =  Rp.

           750,000

 Cabe merah keriting  Rp.        15,000  x  30  =  Rp.

           450,000

 Merica butiran  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Ketumbar  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Kemiri  Rp.          5,000  x  30  =  Rp.

           150,000

 Biaya Variabel  Rp.

       9,780,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp.      9,921,200

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
     25  porsi  x  Rp.      20,000  =  Rp.          500,000
Rp.       500,000  x      30  hr  =  Rp.    15,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    15,000,000  –      9,921,200  =  Rp.     5,078,800

 

Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan =  Rp.      4,236,000  :      5,078,800  =    1  bln

 

mesin steamer pengusaha suksesDemi kelancaran bisnis ikan bungkus yang Anda jalankan dengan proses pembuatannya yang dilakukan dengan cara pengkusan maka Anda bisa menggunakan sebuah mesin usaha untuk melancarkan proses pengkusan. Mesin pengukus yang dapat Anda gunakan dapat Anda kenali dengan mesin steamer. Mesin steamer dapat digunakan untuk mengukus aneka jenis makanan sehingga akan lebih efisien dan ekonomis jika Anda gunakan sebagai mesin makanan dalam bisnis yang Anda jalankan. Bagi Anda yang ingin menggunakan mesin steamer dalam bisnis yang dijalankan dapat memperoleh mesin steamer di Toko Mesin Maksindo.

Demikian tadi informasi penting mengenai peluang bisnis ikan bungkus yang sangat menguntungkan. Bisnis ikan bungkus bisa Anda kembangkan di daerah tempat tinggal Anda. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas bisnis ikan bungkus yang dijalankan akan dapat berjalan lancar.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 8.155.000
Rp 6.365.000
Rp 7.360.000

Hubungi Kami

081233144166, 08123386165
081233144166, 08123386165
081233144166, 08123386165
usaha@tokomesin.com